Say Hi to November (2): WRITING WORKSHOP WITH SRI IZZATI
Pagi.
Hai.
Aku mau cerita sedikit tentang writing workshop hari minggu kemarin. Tapi, karena ini draft, jadi, ya gitu. yang nggak ngerti, berarti nggak hebat #eh
.
.
.
.
Hari ini Minggu, kan? Oh ya, aku mau ceritain gimana pengalaman aku tadi di Writing Workshop with Kak Sri Izzati. Iya, acaranya dari tadi pagi jam 10.00 sampai jam 13.00. Kalau menurutku, acaranya seruuu banget. Tapi, sedihnya, aku jadi anak SD sendirian di situ. (hiks) Dan, nggak punya temen lagi. Emang, yang dateng kebanyakan anak kuliahan, anak SMA, atau anak SMP. Tapi, tinggi kita nggak beda jauh, tuh. :P Dan tadi, aku duduknya juga disamping kakak-kakak cantik, dan sepertinya udah kuliah juga.
Acaranya di Gedung Fakultas Psikologi, Ruang Auditorium Lt. 4. Dan, sama kakak-kakaknya disuruh datang setengah jam sebelum acara dimulai. Awalnya, aku iseng-iseng daftar, itung-itung pembekalan untuk di KPCI Selasa besok. Eh, ternyata, emang berguna banget, ya walaupun di sana aku apa-apa sendiri. Kakak-kakak yang lain (panitianya atau temen Kak Izzati), cuma bilang "Kelas berapa dik?" "Lima." "Wah, mau jadi penulis, ya?" "Iya" (sambil cengar-cengir). "Semangat, ya!" (senyum-senyum).
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Aku registrasi tepat di jam 09.30 (stengah sepuluh). Aku diantar sama papa ke ruang Auditorium. Abis aku masuk ruang itu, aku ditinggal, karena emang rencananya aku cuma di drop. Aku masuk ke ruang Auditorium sambil deg-degan dan gemeteran. Aku bingung. Aku ke sini sendiri, dan aku bakal duduk deket siapa? Akhirnya, aku dianter sama salah satu kakak berjacket kuning (jaket psikologi), dan di suruh duduk ditempat pilihanku sendiri. Aku pilih di dekat pintu masuk, tapi di atas. Di samping aku ada kakak-kakak berjilbab hijau, dan setelah aku duduk, dia langsung menebar senyum padaku (ceilah). Aku balas senyumnya dengan senyumku juga.
Tapi, aku bener-bener mentok sampai sana. Mulutku udah nggak tahu mau bicara apa lagi, saking nggak adanya teman bicara. Aku pikir, banyak anak SD di sini. Eh taunya, kakak-kakak yang udah nulis skripsi (beberapa). Aku nyesel banget tadi nggak jadi bawa novel. Emang sebenernya, aku juga udah punya keinginan untuk bawa novel ke sana, buat baca-baca di waktu senggang. Tapi, nggak kebawa. Gara-gara tasku isinya udah penuh. Mukena, tempat pensil, buku untuk nyatet nanti, dan botol minum. Tasku itu juga mini banget. Jadi, ya gitu.
Tak lama kemudian, setelah udah pada ngumpul semuanya, MC mulai menampakkan wajahnya. Kak Andre dan Kak Shasa. Mereka mulai ngelawak. (Hahaha :D) Yang pertama, ice breaking (eh? Kalau nggak salah, ya.. :P) Jadi, bermain tebak kalimat. Aku ngerti cara mainnya, tapi aku nggak bisa jelasin, karena kalau aku jelasin, pasti jadi kaset-kusut lagi, deh. Trust. Aku cuma bengong lihat permainan kayak begitu. Agak ketawa juga, gara-gara ada yang gerakannya lucu banget. Aku ngakak dalam hati.
Setelah itu, MC membacakan profil Kak Izzati. Mulai dari karya-karyanya, prestasi, dan lain-lain. Aku nyimak banget. Aku diam, tapi merhatiin. Ya, begitu deh. Pokoknya, pada saat ini, aku udah mulai ngeluarin notes untuk nyatet apa yang Kak Izzati berikan. Aku nulis dengan tulisan yang jelek (:D). Dah, habis itu, aku sudah masuk ke dunia tulis-menulis, dan nyatet semua yang Kak Izzati kasih tahu. Kayaknya, kalau aku ceritain, kepanjangan, deh. Nggak usah, ya? :D
Dan, selesai itu, ada sesi tanya jawab di setiap bab. Aku mau nanya, tapi, nggak jadi. Udah angkat tangan tuh, tapi, nggak kepilih. Lagian, yang bikin deg-degan, aku anak SD sendiri di situ! Aah, nangis deh. :( hiks, hiks, hiks. Eit, tapi, dengerin Kak Izzati lagi, yuk! *SEMANGAT!
Selesai semuanya, kami dipersilahkan untuk istirahat. Boleh ambil konsumsi, dan shalat dzuhur di lt. 2. Aku diantar salah satu kakak di situ (yang baik banget), untuk pergi ke musholla di lantai 2. Kak, makasih banyak. Oya, katanya dia lucu ngeliat aku berani datang ke workshop ini. Soalnya, aku dateng sendiri, dan sampe sini nggak ada temen. Tapi walau begitu, aku tetep dateng ke sini, lihat trik-tips menulis yang Kak Izzati share ke kita. Soalnya, aku peserta SD sendiri. (Tuh, kan, kaset-kusut lagi.)
Selesai shalat, aku naik ke lantai 4 lagi, sendiri. Tadinya, aku mikir mau naik lift. Tapi, nggak berani sendirian. Heheh. Jadinya, aku pake tangga aja. Capek, memang. Tapi, ya, lebih aman, deh. Heheh. Ya, abis itu, aku masuk lagi ke gedung Auditorium, dan, duduk tenang.
Eits, ternyata nggak tenang. Aku buru-buru ngeluarin notes aku, aku mau jalan ngampirin Kak Izzati, mau minta tanda-tangan yang kedua kalinya. :P. Iya, yang pertama, kan, yang pas Launching KKPK Sejuta Bibit Impian. Aku turun, dan melihat Kak Izzati lagi mulai foto-foto dengan peserta Writing Workshop lainnya. Aku bilang aja ke Kak Izzati-nya, kalau aku mau minta tanda tangan.
Nge-lihat, notes aku, kak izzati langsung bilang, "Wah, kamu ikutan launching kemarin, ya?" terus, aku angguk-angguk. Iyap, peserta Launching kemarin, (udak kuceritain di sini) dapat goddie bag yang isinya: Notes BNI, pulpen BNI, dan konsumsi. Juga, buku KKPK Sejuta Bibit Impian yang udah kubeli duluan, dan didalamnya ada tanda tangan beberapa penulisnya, termasuk Kak Izzi. Kak Izzati langsung tanda-tanganin notes aku. Wah, thanks banget, kak! Ada tulisannya juga! "Terima kasih, ya! :)" Seneng. Banget. Bangetan.
Abis itu, kita disuruh membuat tulisan di HVS yang sudah dikasih oleh kakak-kakak panitia tadi, saat registrasi. Temanya; DURIAN. Kenapa temanya harus durian? Karena, kan Kak Izzati, pernah mengikuti IBO 2014, dan ia menjadi bagian di tim newsletter. Nah, di newsletter-nya itu, ada bagian Fakta-Fakta Indonesia. Nah, akhirnya, Kak Izzati buat fakta tentang durian di newsletter-nya, dan menggunakan bahasa inggris! Yup, karena peserta IBO 2014 dari seluruh dunia. Aku buat 4 paragraf, dan itu cerita non-fiksi. Aku ceritakan tentang aku, dan durian.
Oh ya, Kak Izzati akan pilih 3 orang, untuk menceritakan tulisannya di depan ruangan Auditorium itu! Btw, aku kepilih, dan di suruh maju untuk membacakan tulisanku. Itu aku udah deg-degan banget, gemeteran, ini kertas sampe goyang-goyang gitu. (Ih serem.) Tapi, kalau udah di suruh, apa boleh buat? (Udah gitu bacainnya kan, di depan semuanya, semua peserta dan kakak-kakak panitia workshop). Akhirnya, aku bacain, tuh. Cerita dari awal sampai akhir. Hhh, gini ya, rasanya baca depan umum. Gemeteran banget, Udah gitu, bacanya di depan kakak-kakak yang (mungkin) lebih pinter dari aku.
Dan, cepatlah aku selesai baca tulisanku. "Tepuk tangan untuk Alya!" Kata Kak Izzati. Aku senyam-senyum nggak jelas. Habis itu, Kak Izzati nanya ke aku, "Sudah pernah terbitin buku, belum?" "Belum, sih. Tapi, aku lolos KPCI tahun ini, kak." Terus, kak izzati ceritain di depan, apa itu KPCI, dan aku berhasil lolos seleksinya. Seleksinya emang, ketat banget. Yang ngirim ribuan. Dari Sabang-Merauke. Dan, abis itu, peserta selanjutnya yang membacakan tulisannya. Kak Shiddiq. Tulisannya keren banget. Judulnya "Durian". Oh ya, kalau aku tadi, judulnya "Buah Favoritku". Setelah Kak Shiddiq, ada Kak April (kalau nggak salah, ya.) yang bacain tulisannya. Judulnya "Musim Durian". Waw, tulisannya juga keyen bangett.. Wawwwwwww.... Keyen... Dan, setelah itu, kami bertiga diberi frame photo sebagai hadiah. Seneng, banget. Terima kasih! (baru ngomong di sini?!)
Dan, habis itu, acara mulai ditutup, eh, belom deng. Kami foto-foto dulu, tapi foto-fotonya diluar ruangan. Ohya, sebelum foto-foto, sama kakak-kakak disuruh ambil sertifikat.Yap, aku ambil dong. Lalu, aku menuju tempat dimana para peserta bersiap untuk foto-foto. Aku deket kakak-kakak cantik lagi. (Yes) (?!) Dan, lalu kita foto. (Anak kecil sendirian :P).
Dan abis itu, aku pulang. Ahh lelah
Label: ayo menulis, cerita, like diary, mari menulis, ngobrol, November, Nulis, pengalaman, penulis, so have fun, this is alifia alya, writing workshop

2 Komentar:
bagus kak alya
wah, makasih ya, Khanz
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda